VCD Sword in the Stone from Echan

Hihi… siang-siang gini lagi ngeplurk kerja, eh, taunya dikirimin kado.

 

 

Siapa yang ulang tahun ya? Masa saya melupakan ulang tahun sendiri? Kado itu buru-buru saya buka, dan menampakkan sekeping VCD original (bangga d0ng!) Sword in the Stone dari Echan. Yaaayyyyy… *smooch smooch*

 

Makasih banyak Echannnn…

Movie: Eat Pray Love (2010

Eat, Pray, Love

Adapted from Eat, Pray, Love (i think it’s a memoar) by Elizabeth Gilbert

Cast: Julia Robert, Javier Bardem, Christine Hakim

Menurut saya Eat Pray Love ini seperti “SIT, STARE and WTF!”. Sepanjang cerita kita disuguhkan sama karakter Elizabeth Gilbert (yg diperankan oleh Julia Roberts) yang membingungkan. Saya tidak mengerti alasan dia memilih cerai; alasan dia putus sama si ganteng David Piccolo (James Franco); alasan dia menjauhi Felipe (Javier Bardem); alasan mengapa dia memilih Italia, India, dan Indonesia. Kisah hidup Elizabeth Gilbert sepertinya memang fantastis, tapi sebagai film sih it’s waaaaaayyy too boring. Dengan ending yang… ihhh… sangat tidak hollywood.

Mungkin si direktur eh si sutradaranya, bermaksud se-setia mungkin dengan sumber aslinya, tapi kan tapi kan tapi kan… ini film komersial. Nggak apa-apa kali, di”sesuaikan” dikit.

Eh, sebenarnya saya nggak terlalu suka dengan ending-ending hollywood yang biasanya kalau nggak dibuat happy-end, ya dibuat ngegantung karena ada sekuelnya. Tapi film ini… gimana ya nyeritainnya… dataaaaaaaaaaaaarrrrr… dari awal sampai akhir. Saya nggak dapat kesan bahwa Lis Gilbert ini hebat, tough, berhasil (menemukan jati dirinya); saya malah mendapat kesan bahwa dia egois, memikirkan diri sendiri, memperumit hidup yang seharusnya mudah. Lis Gilbert itu wanita yang kompleks, IMHO. WTF!

Yang saya suka dari film ini adalah… penggambaran Bali yang indah. Dan ada tante Christine Hakim, sama the toothless Ketut Liyer. GREAT!

2,5 stars

-nat-

BTW: saya nontonnya sama mbak lulu n tisa, di pim 1 😀 HTM-nya: IDR25000

BTW2: saya malah jadi pengen baca bukunya.