Nat’s Life Updates (30 Sept – 6 Okt)

  • Ada satu terjemahan saya yang sudah terbit. (Millionaire in Command–Kejutan untuk sang Miliuner, Catherine Mann, GPU). Eh sebenarnya ada satu lagi, judulnya Zoe & Taipan yang Terluka (Zoe & the Tormented Tycoon) oleh Kate Hewitt dari GPU juga, tapi saya belum terima bukti terbitnya.
  • Che ikut field trip sekolahnya ke rumah pasta untuk bikin pizza atau ke toko buku. Dia senang sekali.
  • Che lagi suka baca buku. Buku “pertamanya” yang bisa dia perlakukan dengan penuh rasa hormat (biasanya dia hanya merusak buku-buku saya… T_T ) adalah Prita dan Pohon Kenari, karya Benny Ramdhani, DAR Mizan. Bukunya dibawa ke mana-mana, dan setiap mau tidur dia selalu minta dibacakan. Saya senaaannggg… Udah saatnya saya membelikan buku untuk Che sendiri. Pengen ngebeliin buku Kumpulan Dongeng Binatang 1 oleh Anne-Marie Dalmais. Soalnya itu salah satu buku masa kecil saya, yang saya ingat betul sampai sekarang. Dan saya ingin anak-anak saya juga “mengalami” keseruan yang sama dengan membacanya.
  • Di salah satu group masak di FB, ada yang bikin bola-bola cokelat “brigadeiro” yang tampak menggiurkan. Katanya itu adalah gula-gula khas brazil yang like a bonbon and extremely scrumptious and delicious! Resepnya ada di sini. Kapan-kapan mau coba buat aaahhhh…
  • Dapat apresiasi “bagus banget” itu bikin melambung, ya bhow. Dan kadang-kadang bisa bikin lupa daratan.
  • Akhirnya saya putuskan, walau dengan berat hati, toko jualan kerudung saya, chero shop, saya tutup [sementara.] Meskipun menguntungkan, ternyata saya nggak bakat dagang, pemalas, dan nggak siap dengan intrik-intrik yang hadir di seputar jualan online. Mending saya fokus pada hal-hal yang lebih menyenangkan.  Yah, ini sementara, yaaaa… suatu hari nanti, kalau saya sudah siap, punya banyak waktu untuk fokus jualan, dan berhasil mengatasi kemalasan saya, saya buka lagi tokonya.
  • Telah mengadopsi sebatang pohon jeruk nipis tanpa biji berumur 4 bulan. Huhuy… Saya memanggilnya Jerry. 🙂
2013-10-05 13.33.32

Meet Jerry the seedless lime 🙂

  • Hari minggu tadi, kami sekeluarga “main” ke punclut, ngunjungi pasar dadakan di sana. Pengen nulis soal itu, euy. Nantilah, kapan-kapan. Sebenernya pasar dadakan di punclut ini sama aja sama pasar2 dadakan lain di bandung. hanya saja, jalanannya nanjak dan mudun, kalau bahasa prancisnya, sih. seruuu… kami datang (dan perginya) kesiangan, jadi mataharinya menyorot panas banget, walaupun udara masih sejuk.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s