There’s more to life than work…

Akhir-akhir ini, saya sadar saya telah terlalu banyak bekerja. *kejar setoran bhowww…* Dan saya capekkk… percuma juga keluar dari kantor, toh di rumah juga seharian duduk di depan komputer, jadinya jarang menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Kok ya rasanya rugi benerrrrr…

Pekerjaan saya yang terakhir, sebelum cuti melahirkan (halah), adalah menerjemahkan satu buku sedih yang pesan ceritanya serasa menampar saya. Intinya, there’s more to life than work… jalani hidupmu dengan sebaik-baiknya dan coba hal-hal baru!!! Klise emang, dan kayaknya udah banyak yang ngomong gitu ke saya, tapi gak juga menyadarkan saya. Haha… Entah kenapa, buku ini berhasil!

Yah, setelah bergaul dengan tante-tante serta om penghuni LAPAK OTANG–orang-orang dari latar belakang yang berbeda, tapi pada gemar masak n baking, saya juga ikut tertantang buat masak/baking. Hihi… Mumpung masih hidup, ayo kita coba hal baru.

Akhirnya saya beli oven murahan dari internet. Dan percobaan baking saya yang pertama adalah bikin Banana Muffin!!!

Hasilnya enak, tentu saja. Walau agak keras karena saya nyolong-nyolong resepnya (maksudnya ada yang saya tambahin n ada yang saya kurangin takarannya.)

Voilaaaa…

Ini dia penampakan Mufin Pisang saya yang pertama…

Si Muffin yang Munu'u... Satu nggak cukup...😀

 

Bagi saya, muffin ini merupakan simbol perubahan dalam hidup saya yang sekarang. Yap… there’s more to life than work…

Just live your life and make the best of it…

CHEERS!!!!

-nat-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s