Mie Baso Tasik Bu Atih

Berhubung akhir-akhir ini saya sedang ngidam baso, kurang afdol rasanya kalau postingan pertama saya bukan tentang baso. Apalagi sekarang musim hujan, dan musim hujan gini memang paling enak makan baso, bukan?

Salah satu warung baso favorit saya adalah ini… Mie Baso Tasik Bu Atih. Jangan salah, meskipun ada nama “Tasik” di situ, bukan berarti lokasinya di Tasikmalaya, melainkan di Bandung.

Mie Baso Bu Atih

Letaknya di Jalan Cipamokolan, Bandung, tepat di samping kantor kelurahan Cipamokolan, dan berseberangan dengan pom bensin Riung Bandung (halah! meuni lengkap pisan). Kalau mau ke situ, gampang… tinggal ikutin angkot jurusan riung bandung-dago, dan berhenti tepat di depannya (yang ke arah Riung Bandung tentu saja, bukan ke Dago… ck ck).

Kenapa favorit? Selain karena rasanya yang bikin ketagihan, juga karena tempatnya yang dekat dengan rumah saya. Kedai baso ini sudah ada sejak lama (saya enggak tau tepatnya sejak kapan, tapi yang pasti saya sudah sering jajan di sana sewaktu kuliah, sekitar 10 tahun lalu. FYI, tempat ini juga tempat saya dan suami saya nongkrong waktu pacaran dulu. Malah dulu kami sempat bermimpi untuk membeli franchise Bu Atih dan ingin buka warungnya di sekitar Unpar. Wakakakak). Oiya, si Bu Atih juga jualan roti bakar di warungnya. Kata orang sih enak, walau saya sendiri belum pernah coba.😀

Mie di Bu Atih ini buatan sendiri, dan baru dicetak jadi helai-helai (halah!) mie begitu ada yang memesan. Mie-nya gemuk-gemuk pula! Waktu ada heboh kasus mie berformalin dan sebagian besar warung baso tutup, Mie Baso Bu Atih ini tetap ramai dikunjungi pelanggan. Oh iya, tempatnya juga bersih, walau lampunya rada remang-remang yang bikin orang tidak tergoda untuk mampir.

Mie di Bu Atih yang Gemuk-Gemuk Menggiurkan

Dan, tentu saja, yang terpenting adalah basonya enakkkk… kuahnya gurih tapi enggak bikin pusing (sepertinya tanpa MSG). Katanya, baso tasik ini mirip dengan warung baso tersohor di Tasik. Saya sendiri belum pernah mencicipinya, tapi jika rasanya seenak baso Bu Atih ini, akan saya usahakan untuk berkunjung ke tempat itu saat main ke Tasik suatu hari nanti (Ada yang tau nama warung baso yang terkenal ini di Tasik?)

Harga seporsi baso di Bu Atih ini adalah antara 15000 – 20000 rupiah. Tapi menurut saya harga segini pantas, karena satu porsi aja sudah membuat saya cukup kenyang. BTW, bagi yang ogah memesan minuman (di sana tersedia minuman mulai dari teh botol, soft drink, sampai pop-ice), para pembeli juga akan mendapat segelas teh tawar panas yang bisa diisi ulang berkali-kali… GRATIS (penting banget, tuh! LOL).

Yamien Baso-Babat (18.000 IDR)

Yamien Baso-Ceker (18.000 IDR)

-nat-

PS: kalo mau ke bu atih ini, disarankan pake angkot atau motor, soalnya kalau pake mobil suka sering susah dpt parkir, karena letaknya di pinggir jalan utama.

3 thoughts on “Mie Baso Tasik Bu Atih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s