“Betray” yang bukan “Mengkhianati”

Sungguh, saya baru tahu kalau “betray” tak selalu berarti “mengkhianati”. Saya menemukannya setelah sempat “merenungkannya” selama 2 hari!!!

Ini teks asli di naskah terjemahan saya:

“Nothing to betray the tedium that accompanies surveillance.”

 

Tadinya saya terjemahkan begini:

“Tak ada apa pun yang mengkhianati kebosanan yang menyertai upaya pengintaian.”

 

FTW?!!! Apa pula maksudnya itu…!!! Akhirnya, saya curiga, pasti ada makna lain dari “betray” selain “mengkhianati”.

 

Voila! Benar aja, ternyata di thefreedictionary ada penjelasannya (silakan dicekbebicek di sana). Lalu, saya perbaiki terjemahannya jadi begini:

“Tak ada apa pun yang memperlihatkan kebosanan yang menyertai upaya pengintaian.”

 

Sungguh deh, betapa saya sangat bergantung pada Internet!!!

Akan tetapi, meskipun misteri “betray” itu sudah terpecahkan, masih ada dua hal yang mengganjal saya, yaitu: (1) ada dua kata “yang” di situ; (2) “tak ada apa pun yang” kata pak guru saya adalah pemborosan atau redundant atau pleonasme. Tetapi saya belum menemukan cara mengatasi kedua masalah di atas.

Susah deh, kalo nerjemah sambil ngedit… T___T Satu kalimat aja bisa direnungkan sampai berhari-hari.

Yawis, mari merenung kembali…

-nat-

 

3 thoughts on ““Betray” yang bukan “Mengkhianati”

  1. eh, sebenernya konteksnya gini sih mbak: “Tak ada apa pun untuk menunjukkan bahwa orang yang melakukan pengintaian itu kebosanan. Misalnya, kotak-kotak piza, permainan elektronik, sampah yang berceceran, dll”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s